Kasus Praktik : Perbandingan Setelan Weighting Arm Pada Top Roll Overtime Terhadap U% CD 40 di Mesin Ring Spinning Tipe RY Toyoda tahun 1982

MUHAMMAD FARID, YULIANTO / 2201045 Kasus Praktik : Perbandingan Setelan Weighting Arm Pada Top Roll Overtime Terhadap U% CD 40 di Mesin Ring Spinning Tipe RY Toyoda tahun 1982. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of TPB_2201045_MUHAMMAD FARID COVER.pdf] Text
TPB_2201045_MUHAMMAD FARID COVER.pdf

Download (735kB)
[thumbnail of FARID Abstrak.pdf] Text
FARID Abstrak.pdf

Download (186kB)
[thumbnail of FARID Bab I - V.pdf] Text
FARID Bab I - V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of FARID Daftar Pustaka.pdf] Text
FARID Daftar Pustaka.pdf

Download (977kB)

Abstract

Praktik kerja lapangan adalah sebuah pelatihan dan pembelajaran yang
dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan kompetensi
keahlian yang dimiliki masing-masing guna meningkatkan mutu dan kualitas para
mahasiswa, serta dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja yang
sesungguhnya. Praktik kerja lapangan ini dilaksanakan di PT Dan Liris yang ber
lokasi di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Salah satu
proses utama produksi benang berada di mesin ring spinning. Mesin ring spinning
berfungsi untuk mengubah gulungan roving menjadi benang dengan cara diberi
twist atau antihan dan diregangkan melalui bagian-bagian tertentu. Kualitas
benang meliputi ketidakrataan benang (U%), kekuatan benang (strength), mulur
benang (elongation), bulu benang (hairiness), Ne atau nomor benang, TPI (twist
per inch) dan total IPI (imperfection indicator). Top roll overtime merupakan top roll
yang sudah melewati masa pakainya, sehingga mempengaruhi hasil kualitas
tingginya angka ketidakrataan benang. Untuk mengurangi tingginya angka
ketidakrataan (U%) benang dilakukan penelitian dengan penambahan berat pada
setelan Weighting arm yang terdiri dari tiga macam setelan. Setelan weighting arm
berperan dalam menentukan kualitas ketidakrataan benang karena berfungsi
untuk memberikan tekanan pada top roll. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pengaruh berbagai setelan Weighting Arm untuk Top Roll yang
mengalami masa Overtime, terhadap ketidakrataan(U%) pada proses benang
CD40 di mesin Ring Spinning Toyoda RY 1982. Dari hasil penelitian ini, setelan
Weighting Arm (Merah, 18 kg) tidak selalu menghasilkan kualitas yang baik untuk
proses produksi benang CD40 dengan menggunakan Top Roll yang mengalami
masa Overtime. begitu juga untuk setelan Weighting Arm (Hijau, 14 kg)
menunjukkan hasil pengujian kualitas (U%) yang tidak terlalu bagus dan tidak
terlalu buruk, yang mana hasil kualitasnya berada diantara setelan Merah dan
Hitam. Setelan Weighting Arm yang lebih ringan (Hitam, 10 kg) terbukti lebih efektif
dalam mengurangi ketidakrataan benang (U%) pada kondisi Top Roll yang
mengalami masa Overtime, Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan berat
Weighting Arm harus dilakukan dengan hati-hati dan disesuaikan dengan kondisi
mesin untuk mencapai hasil yang optimal

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 23 Jul 2026 04:28
Last Modified: 23 Jul 2026 04:28
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/838

Actions (login required)

View Item
View Item