Kasus Praktik: Analisis Penyebab dan Penanganan Ambrol Benang pada Mesin Rapier Gama Type 1000

ISNAN TEGAR, PRASETYO Kasus Praktik: Analisis Penyebab dan Penanganan Ambrol Benang pada Mesin Rapier Gama Type 1000. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of Cover- Daftar Lampiran Isnan Tegar 2202012 TPK4A-pages-1.pdf] Text
Cover- Daftar Lampiran Isnan Tegar 2202012 TPK4A-pages-1.pdf

Download (646kB)
[thumbnail of Ringkasan-pages-2.pdf] Text
Ringkasan-pages-2.pdf

Download (556kB)
[thumbnail of BAB 1-BAB 5-pages-3.pdf] Text
BAB 1-BAB 5-pages-3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (978kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA -LAMPIRANpages-4.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA -LAMPIRANpages-4.pdf

Download (1MB)

Abstract

PT Usmanjaya Mekar Textile Industry salah satu perushaan tekstil yang berfokus
pada bidang weaving untuk memproduksi kain mentah atau grey. Perusahaan ini
didirikan berdasarkan Akta Notaris Liliana Tedjosaputra Sarjana Hukum, Notaris
Nomor 67 tertanggal 6 juni 1990 dengan nama PT Usmanjaya Mekar Textile
Industry yang berlokasi di Jalan Raya Magelang – Purworejo Km. 10 Desa
Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Untuk permodalan, PT
Usmanjaya Mekar Textile Industry murni berasal dari Penanaman Modal Dalam
Negeri (PMDN). Dalam menunjang proses poduksi, PT Usmanjaya Mekar Textile
Industry menggunakan beberapa mesin persiapan pertenunan seperti re-winding,
warping, sizing, pirn winder, tying, dan untuk proses pertenunannya menggunakan
mesin shuttle, mesin rapier, dan mesin air jet loom (AJL). Pelaksnanan Praktik
Kerja Lapangan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2024 – 4 Juli 2024 dan berfokus
pada mesin rapier di divisi weaving II PT Usmanjaya Mekar Textile Industry dengan
permasalahan ambrol benang. Ambrol benang adalah benang lusi putus dalam
jumlah yang banyak (lebih dari 5 helai), ambrol bisa disebabkan oleh mesin,
manusia, settingan mesin maupun bahan baku nya benang lusi itu sendiri. Ambrol
dapat mempengaruhi efisiensi mesin yang juga berdampak pada hasil
produktivitas dan kualitas. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai “Analisis
Penyebab dan Penanganan Ambrol Benang pada Mesin Rapier Gama Type 1000”
dengan tujuan menemukan penyebab ambrol benang, dan melakukan
penanganan untuk mengurangi ambrol benang. Penelitian dilakukan dengan cara
observasi, wawancara, dan menganalisis data yang diperoleh dengan
menggunakan diagram fishbone. Kamran gojlak, kamran jebol, settingan backrest
tidak sesuai dengan kontruksi, pembukaan mulut lusi tidak sesuai dengan
kontruksi, tension benang lusi yang tidak sesuai dengan kontruksi, benang
crossing, benang lengket, suhu ruangan yang terlalu panas, waste yang
menempel pada benang lusi dan area mesin, dan sambungan benang lusi yang
terlalu panjang merupakan penyebab-penyebab dari ambrol benang. Penanganan
yang dapat dilakukan untuk kasus ambrol antara lain melakukan penyettingan
backrest, penyettingan pembukaan mulut lusi, dan penyettingan tension benang
lusi sesuai dengan kontruksi yang berjalan, mengecek kondisi kamran sebelum
proses pencucukan dan proses pemasangan beam, memastikan mur kamran
dalam kondisi yang kencang saat proses pergantian beam, melakukan penyisiran
pada benang yang lengket, meluruskan benang yang crossing, menyesuaikan
suhu dan kelembaban ruangan sesuai dengan standar yaitu suhu 28° RH 74°,
membersihkan area mesin secara rutin, membersihkan mesin setiap pergantian
beam baru ,dan menyambung benang dengan maksimal panjang sambungan
3mm.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:11
Last Modified: 22 Jul 2026 04:11
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/810

Actions (login required)

View Item
View Item