Kasus Praktik: Perbandingan Penggunaan Pin Spacer Dan Distance Clip Pada Mesin Ring spinning Marzoli DTM 129-516s Terhadap Kualitas Benang Rayon Waste 30s Lot R20

ANGGIT, SETYOJATI / 2201031 Kasus Praktik: Perbandingan Penggunaan Pin Spacer Dan Distance Clip Pada Mesin Ring spinning Marzoli DTM 129-516s Terhadap Kualitas Benang Rayon Waste 30s Lot R20. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

[thumbnail of TPB_2201031_ANGGIT SETYOJATI (Lembar Cover-Daftar Lampiran).pdf] Text
TPB_2201031_ANGGIT SETYOJATI (Lembar Cover-Daftar Lampiran).pdf

Download (407kB)
[thumbnail of ANGGIT SETYOJATI_RINGKASAN (Lembar Ringkasan).pdf] Text
ANGGIT SETYOJATI_RINGKASAN (Lembar Ringkasan).pdf

Download (11kB)
[thumbnail of ANGGIT SETYOJATI_BAB I-V (Lembar Bab 1-Bab 5).pdf] Text
ANGGIT SETYOJATI_BAB I-V (Lembar Bab 1-Bab 5).pdf
Restricted to Registered users only

Download (776kB)
[thumbnail of ANGGIT SETYOJATI_DAFTAR PUSTAKA (Lembar Pustaka-Lampiran).pdf] Text
ANGGIT SETYOJATI_DAFTAR PUSTAKA (Lembar Pustaka-Lampiran).pdf

Download (1MB)

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan suatu kegiatan mahasiswa yang dilaksanakan di dunia kerja yang berlangsung di suatu perusahaan atau industri. Praktik Kerja Lapangan (PKL) juga dapat diartikan sebagai aplikasi peyelenggaraan pendidikan profesional dari perguruan tinggi yang memadukan
antara teori dan praktik yang diperoleh dari kampus. Praktik kerja lapangan adalah salah satu syarat untuk kelulusan progam pendidikan diploma II di Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta. Pelaksanaan praktik ini dilaksanakan di PT Tantra Textile Industry, merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri tekstil yang beralamat di Dukuh Waru, Kelurahan Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tepatnya
berada di jalan Solo-Sragen Km 14,8. PT Tantra Textile Industry mempunyai tiga bangunan utama produksi yaitu spinning, weaving, dan garment. Divisi spinning
mempunyai tiga jenis benang yang diproduksi yaitu cotton (CT), rayon (RY), dan juga rayon cotton (RC). Untuk membuat benang rayon waste 30s PT Tantra Textile Industry menggunakan peralatan pin spacer dan distance clip pada mesin ring spinning. Penggunaan peralatan tersebut dapat meningkatkan kualitas meliputi U%, IPI (thin, thick, nep), hairiness, dan strenght. Dengan digunakannya peralatan
tersebut terdapat perbedaan kualitas yang dihasilkan dari U%, IPI, hairiness dan strenght. Perbedaan yang signifikan ada pada rata-rata U% distance clip 10,11 dan pin spacer 9,95; rata-rata thin -50% distance clip 1,80 dan pin spacer 1,25; rata-rata thick 50% distance clip 28,80 dan pin spacer 24; rata-rata neps 200% distance clip 63,20 dan pin spacer 59,50; rata-rata hairiness distance clip 4,63 dan pin spacer 4,22; rata-rata strength distance clip 15,41 cN/Tex dan pin spicer 16,59 cN/Tex. Keduanya menghasilkan benang dalam kualitas standar yang ditetapkan, namun peralatan pin spacer dan distance clip memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing, untuk penggunaan pin spacer menghasilkan benang dengan kualitas yang lebih baik/meningkat dari pada benang yang dihasilkan dari penggunaan peralatan distance clip, tapi kualitas benang yang dihasilkan kurang
konsisten dan seragam. Sebaliknya dengan penggunaan distance clip kualitas benang yang dihasilkan berada di bawah kualitas dari benang yang menggunakan pin spacer tetapi kualitas benang yang dihasilkan lebih konsisten dan seragam.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 28 Jul 2026 01:30
Last Modified: 28 Jul 2026 01:30
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/856

Actions (login required)

View Item
View Item