Andi Miftakhul, Munir / 2202028 Kasus Praktik: Penanganan Lusi Dobel saat proses Tying pada Mesin Tying Todo Kn 10 di PC GKBI Medari. Project Report. AK-Tekstil Solo.
COVER_ANDI MIFTAKHUL MUNIR_2202028.pdf
Download (4MB)
RINGKASAN_ANDI MIFTAKHUL MUNIR_2202028.pdf
Download (317kB)
BAB I -5_ANDI MIFTAKHUL MUNIR_2202028.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_ANDI MIFTAKHUL MUNIR_2202028.pdf
Download (2MB)
Abstract
PC GKBI Medari merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan
kain beralamat di Jalan Magelang KM 14, Sebayu, Medari, Sleman, DIY 55242, yang
kebanyakan memproduksi kain berbahan baku 100% cotton dan 100% rayon. Kain
katun atau yang dikenal dengan nama Cotton ini terbuat dari serat kapas yang
membuat kain katun dikenal sebagai bahan yang dingin, nyaman dan mudah
menyerap keringat, sehingga sangat cocok untuk dikenakan di daerah yang beriklim
tropis seperti Indonesia. Bahan rayon adalah kain yang dibuat dari selulosa murni.
Selulosa adalah hasil pengolahan ampas kayu. Meski rayon dibuat dari bahan alami,
namun proses pembuatannya menggunakan beberapa bahan kimia dan dapat
dianggap sebagai kain semi sintetis yang membuat kain rayon tidak mudah kusut,
halus dan nyaman ketika dipakai. Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah salah
satu persyaratan kelulusan program studi tingkat Diploma II Akademi Komunitas
Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta (AK Tekstil Solo) oleh mahasiswa
semester empat. Praktik Kerja Lapangan dilakukan dari tanggal 25 Maret 2024 sampai
tanggal 4 Juli 2024 dengan pengambilan data Tugas Akhir pada maret 2024 sampai
Juli 2024 di PC GKBI Medari yang berlokasi di Jl. Magelang Km 14, Medari, Kabupaten
Sleman, Yogyakarta, Indonesia. Judul Laporan Praktik Kerja Lapangan yang diambil
adalah “Penanganan Lusi Double saat Proses tying pada mesin tying todo kn 10 di
PC GKBI Medari”. Tujuan pengamatan ini adalah mencari penyebab terjadinya lusi
double setelah proses tying pada mesin tying todo kn 10, dengan melakukan analisa
penyebab terjadinya cacat lusi double. Cara penyelesaian yang dilakukan dalam
upaya mengurangi terjadinya lusi double di mesin tying todo kn 10 adalah dengan
menggunakan alat bantu diagram fishbone untuk menganalisis masalah yang terjadi
dan mencari ujung akar penyebab masalah. Dengan menggunakan beberapa faktor
yaitu faktor mesin, lingkungan, manusia, material, dan metode yang dilakukan. Bagian
mesin yang menyebabkan lusi double adalah komponen selector,rotation clip holder,
sudah tidak bekerja dengan baik. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi cacat lusi
double adalah dengan Perbaikan atau pergantian pada selector dan rotation clip
holder. Setelah perbaikan atau pergantian cacat lusi double dapat teratasi dan kendala
yang muncul akibat selector,rotation clip holder tidak bekerja dengan baik. Biasanya
kendala pada bagian rotation clip holder tersumbat oleh waste yang menempel pada
mulut rotation clip holder, sehingga benang lusi tidak dapat terjepit dengan sempurna,
dapat menimbulkan benang lusi gagal sambung. Bila pegas pada rotation clip holder
lemah maka dilakukan pergantian pegas, jika pegas rotation clip holder lemah maka
pegas tersebut tidak dapat mendorong kaki mulut rotation clip holder, sehingga benang
lusi tidak dapat terjepit oleh mulut rotation clip holder yang terbuat dari bahan keramik.
Apabila selector terjadi aus pada bagian pengambilan benangnya maka selector dapat
mengambil benang lusi lebih dari dua buah benang dapat mengakibatkan cacat lusi
double, sehingga bila selector terjadi aus maka dilakukan pergantian dan penyetelan
posisi selector, jika kendala-kendala sudah di perbaiki maka cacat lusi double dapat di
kendalikan
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 02:21 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 02:21 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/830 |

