Kasus praktik : Penyebab dan Penanganan Pakan Kendor untuk Mengurangi Terjadinya Turun Grade Kain Konstruksi RS 312 pada Mesin Rapier Single GA747

RESTU ARYA, PANGELING Kasus praktik : Penyebab dan Penanganan Pakan Kendor untuk Mengurangi Terjadinya Turun Grade Kain Konstruksi RS 312 pada Mesin Rapier Single GA747. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of TPK_2202047_RESTU ARYA PANGELING (Lembar Cover-Daftar Lampiran).pdf] Text
TPK_2202047_RESTU ARYA PANGELING (Lembar Cover-Daftar Lampiran).pdf

Download (198kB)
[thumbnail of RESTU ARYA PANGELING_ RINGKASAN (Lembar Ringkasan).pdf] Text
RESTU ARYA PANGELING_ RINGKASAN (Lembar Ringkasan).pdf

Download (11kB)
[thumbnail of RESTU ARYA PANGELING_BAB 1-5 (Lembar Bab 1-5).pdf] Text
RESTU ARYA PANGELING_BAB 1-5 (Lembar Bab 1-5).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of RESTU ARYA PANGELING_DAFTAR PUSTAKA (Lembar Pustaka-Lampiran).pdf] Text
RESTU ARYA PANGELING_DAFTAR PUSTAKA (Lembar Pustaka-Lampiran).pdf

Download (156kB)

Abstract

Perusahaan Tekstil PT Kosoema Nanda Putra adalah perusahaan tekstil
perseorangan yang terletak di Desa Jatimulya, Kecamatan Pedan, Kabupaten
Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Praktik Kerja Lapangan merupakan bentuk
implementasikan dari teori yang diperoleh mahasiswa untuk memahami,
mempraktikkan ilmu yang diperoleh saat perkuliahan dan menyelaraskan antara
teori dengan kenyataan yang ada dilokasi praktik kerja lapangan. Alur proses
produksi di PT Kosoema Nanda Putra dimulai dari proses warping, sizing, reaching
atau tying, weaving, inspecting, dan folding. Permasalahan yang terjadi pada
proses pertenunan sering kali dapat mengganggu kalancaran pada proses
pertenunan yang mengakibatkan terjadinya cacat kain. Masalah tersebut jika tidak
ditangani dapat menyebabkan turunnya grade kain sehingga perlu adanya
penanganan untuk meninimalisir terjadinya turun grade. Salah satu permasalahan
yang sering terjadi pada proses pertenunan adalah cacat kain pakan kendor pada
mesin rapier single GA747. faktor penyebab terjadinya cacat kain pakan kendor
meliputi beberapa faktor yaitu: Faktor material, kualitas benang pakan kurang
bagus. Faktor lingkungan, lingkungan kotor. Faktor manusia, operator loom kurang
teliti dan operator kurang memperhatikan tension. Faktor mesin, kamran tidak rata,
setingan releasing block tidak sesuai dan sepatu oppener aus. Penanganan yang
dilakukan untuk mengurangi terjadinya cacat kain pakan kendor yaitu: Pemilihan
kualitas bahan baku yang bagus. Pembersihan seluruh bagian mesin terutama
dibagian yang kritis seperti kebersihan dibagian tension benang dan jalur gripper
sehingga kebersihannya terjaga. Pemberian pengetahuan terhadap operator
tentang pentingnya ketelitian sehingga dalam proses pertenunan tidak ada cacat
pakan kendor yang terlewat, mengatur tension benang pakan yang sesuai agar
benang pakan tidak kendor. Penyetingan ulang pada kamran agar menjadi rata,
sesuaikan timming antara gripper penerima dengan releasing block agar saat
pengetekan benang pakan terlepas dengan sempurna, dan penggantian sepatu
oppener ketika sudah aus dan tipis.Penanganan yang dilakukan secara langsung
terhadap mesin nomor 880, 890, dan 894 pada tanggal 28 Juni 2024 s.d. 2 Juli
2024 memberikan hasil yang bagus dari empat kasus pakan kendor sebelum
dilakukan penanganan menjadi satu kasus setelah dilakukan penanganan.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:57
Last Modified: 22 Jul 2026 07:57
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/824

Actions (login required)

View Item
View Item