Kasus Praktik : Pengaruh Idle Spindle Terhadap Loss ProduksProses TR 65/35 pada Mesin Simplex LMW LF4200 A/AX

Chintya Meldeasafitri, Angelita Putri Kasus Praktik : Pengaruh Idle Spindle Terhadap Loss ProduksProses TR 65/35 pada Mesin Simplex LMW LF4200 A/AX. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of CHINTYA ABSTRAK.pdf] Text
CHINTYA ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of CHINTYA BAB I-V.pdf] Text
CHINTYA BAB I-V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[thumbnail of CHINTYA DAPUS.pdf] Text
CHINTYA DAPUS.pdf

Download (597kB)

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan
untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang lingkungan kerja.
Praktik kerja lapangan merupakan kegiatan yang wajib ditempuh oleh
mahasiswa program Diploma II Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk
Tekstil Surakarta pada akhir semester IV. Melalui praktik kerja lapangan, para
mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh
selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja, serta memiliki kesempatan untuk
mengembangkan kemampuan berpikir, menambahkan ide-ide yang berguna,
dan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap tugas-tugas yang
diberikan. Praktik kerja lapangan ini dilaksanakan di PT Excellence Qualities
Yarn yang terletak di Dusun Luwung, Desa Sumokembangsri, Kecamatan
Balong Bendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61263. Kegiatan ini
berlangsung selama 2 bulan, mulai pada tanggal 13 Maret 2023 hingga 25 Mei
2023. Proses produksi pemintalan di unit 2 pada PT Excellence Qualities Yarn
melalui mesin blowing, carding, drawing breaker, drawing finisher, simplex, ring
spinning, dan winding. Dalam proses pemintalan, terdapat beberapa masalah
yang menghambat proses produksi. Pada laporan ini akan membahas masalah
loss produksi yang disebabkan oleh idle spindle pada mesin simplex. Idle spindle
merupakan kondisi dimana terdapat spindle pada mesin simplex yang tidak
digunakan karena terdapat masalah pada spindle tersebut. Idle spindle ini dapat
menyebabkan hilang atau berkurangnya output produksi dari suatu proses atau
mesin. Berdasarkan perhitungan dari data produksi yang ada, dapat disimpulkan
bahwa loss produksi yang disebabkan oleh idle spindle pada mesin simplex
mencapai 3% dari produksi standar, atau sekitar 4 bale produksi roving. Untuk
rata-rata produksi mesin simplex dalam satu shift per hari setelah adanya idle
spindle adalah sebesar 20,991 bale, sedangkan rata-rata standar yang dapat
dicapai oleh mesin simplex adalah 21,576 bale per shift. Ada beberapa faktor
penyebab idle spindle yang akan disajikan dalam bentuk diagram fishbone.
Faktor-faktor tersebut antara lain: masalah pada beberapa bagian mesin,
metode pengoperasian yang kurang tepat, kebersihan lingkungan yang kurang
terjaga, serta kurangnya kemampuan dan pengetahuan karyawan yang
bertugas. Pihak maintenance PT Excellence Qualities Yarn memberikan
beberapa saran tindakan penanganan idle spindle guna memperbaikinya dan
mengurangi atau menghilangkan loss produksi. Saran-saran tersebut meliputi:
mengganti bagian-bagian mesin yang rusak, mengoperasikan mesin sesuai SOP
yang berlaku, menjaga kebersihan mesin dan area sekitarnya, serta memastikan
bahwa karyawan yang bertugas memiliki bertanggung jawab dan keterampilan
dalam melaksanakan tugasnya.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 22 Jul 2026 01:42
Last Modified: 22 Jul 2026 01:42
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/799

Actions (login required)

View Item
View Item