Amanda Putri, Canisa / 2303039 Ketidaksesuaian Target Produktivitas Peserta On Job Traning di PT XYZ. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.
2. Cover.pdf
Download (997kB)
3. Lembar_pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (166kB)
4. Ringkasan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (269kB)
5. Bab_1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (383kB)
6. Bab_2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (521kB)
7. Bab_3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (349kB)
8. Bab_4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (900kB)
9. Bab_5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (271kB)
11. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (398kB)
10. Daftar_pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Download (462kB)
12. Persetujuan_Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (237kB)
Abstract
Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta (AK- Tekstil Solo) menerapkan pembelajaran sistem ganda (dual system) dengan waktu pembelajaran tiga bulan di kelas dan tiga bulan di pabrik pada setiap semesternya. Tujuan dari diadakannya praktik kerja lapangan (PKL) ini untuk memberikan gambaran, keterampilan, serta pengalaman kepada mahasiswa tentang dunia kerja sebenarnya di industri. Praktik kerja lapangan dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2025 sampai dengan 16 Mei 2025 di PT XYZ. PKL di PT XYZ di tempatkan pada tujuh department yaitu Training Center, Cutting, Finish Good Warehouse (FGW), Quality Control (QC), Mechanic, Technical, Leader. PT XYZ adalah salah satu perusahaan terbesar dalam bidang brassiere atau pakaian dalam wanita yang berskala internasional. Perusahaan ini didirikan oleh sepasang suami istri yang pada awalnya memproduksi pakaian dalam atau underwear. Pada saat melakukan praktik kerja lapangan jumlah karyawan di PT XYZ mencapai 2.561 karyawan. Proses pelatihan kerja di departemen Training Center PT XYZ difokuskan pada pengembangan keterampilan skill menjahit bagi karyawan baru sebelum ditempatkan di line produksi. Proses perencanaan dan pengendalian produksi dilakukan oleh Trainer. Dalam pelaksanaannya, produksi di Training Center tidak ditujukan untuk memenuhi permintaan buyer melainkan untuk memenuhi kebutuhan man power di produksi serta sebagai sarana pembelajaran. Pengendalian mutu dilakukan secara bertahap mulai dari pengecekan bahan baku, pemantauan proses menjahit, hingga evaluasi akhir terhadap kualitas hasil jahitan. Semua proses ini bertujuan untuk memastikan operator baru mampu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh perusahaan. Permasalahan tidak tercapainya output produksi pada line yang terdapat peserta On the Job Training (OJT). Melalui data output, hasil cycle time, dan kuesioner terhadap leader dan supervisor, ditemukan bahwa mayoritas operator OJT belum mencapai target Standard Minute Value (SMV) dan efisiensi kerja yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan penyelesaian menggunakan diagram pareto untuk mengidentifikasi faktor penyebab yang paling dominan dan usulan perbaikan menggunakan 5W+1H. permasalahan pada menurunnya produktivitas OJT dapat diselesaikan dengan usulan perbaikan penguatan materi terkait dengan etos kerja, melakukan simulasi produksi nyata di departemen training center
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | on the job training (ojt), standard minute value (smv), produktivitas, efisiensi, cycle time, training center, target produksi. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 08:46 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 08:46 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/732 |

