Analisis Penyebab Lamanya Waktu Proses Penyetelan Beam Baru di Divisi Weaving 2

Khotimatul, Lailiya / 2102034 Analisis Penyebab Lamanya Waktu Proses Penyetelan Beam Baru di Divisi Weaving 2. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

[thumbnail of 2023_TPK_2102034_KHOTIMATUL LAILIYA_Cover.pdf] Text
2023_TPK_2102034_KHOTIMATUL LAILIYA_Cover.pdf

Download (254kB)
[thumbnail of KHOTIMATUL LAILIYA_Abstrak.pdf] Text
KHOTIMATUL LAILIYA_Abstrak.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of KHOTIMATUL LAILIYA_Bab 1-5.pdf] Text
KHOTIMATUL LAILIYA_Bab 1-5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of KHOTIMATUL LAILIYA_Daftar Pustaka-Lampiran.pdf] Text
KHOTIMATUL LAILIYA_Daftar Pustaka-Lampiran.pdf

Download (828kB)

Abstract

PT URW merupakan perusahaan tekstil pembuatan kain mentah atau greige yang
beralamat di Jalan Kutoarjo Km.4 Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan
Banyuurip, Kabupaten Purworejo 54171. Perusahaan yang bergerak pada
pembuatan kain tenun ini memiliki 865 karyawan yang tersebar diberbagai divisi.
Proses produksi kain tenun dimulai dari proses warping, sizing, reaching, tying,
hingga loom. Pada proses produksi, hal yang perlu diperhatikan ialah kualitas hasil
produksi dan manajemen waktu untuk memenuhi kepuasan pelanggan.
Berdasarkan pengamatan selama praktik kerja lapangan di divisi weaving 2,
ditemukan masalah yang menghambat proses produksi yaitu ketidaktepatan waktu
proses penyetelan beam baru. Berdasarkan data bulan Februari hingga April 2023,
menunjukkan bahwa proses penyetelan beam baru mesin rapier single beam yang
mencapai target dari perusahaan lebih sedikit dibandingkan yang terjadi loss time.
Analisis yang akan dibahas yaitu penyebab lamanya waktu proses penyetelan
beam baru di divisi weaving 2. Tujuan dari analisis ini yaitu untuk mengetahui
berapa lama waktu proses penyetelan beam baru mesin rapier single beam di
divisi weaving 2 dan mengetahui penyebabnya menggunakan metode 5W+1H.
Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa waktu proses penyetelan beam baru
di divisi weaving 2 adalah 360 menit yang terbagi menjadi tujuh proses yaitu proses
bongkar cucukan 15 menit, proses kebersihan dan pelumasan 30 menit, proses
persiapan naik cucuk 30 menit, proses naik cucuk 120 menit, proses pemasangan
aksesoris 60 menit, proses tarik cucuk 60 menit, dan proses cek kualitas beam
baru 45 menit. Penyebab terjadi lamanya waktu proses penyetelan beam baru
adalah lamanya proses persiapan naik cucuk yang disebabkan oleh belum siapnya
cucukan konstruksi beam baru dan persiapan pada mesin tenun. Upaya yang
dapat dilakukan untuk mengurangi lamanya proses penyetelan beam baru di divisi
weaving 2 yaitu menyesuaikan perencanaan proses penyetelan beam baru
dengan proses penyiapan cucukan konsturksi beam baru dan menyelesaikan
persiapan cucukan konstruksi beam baru 30 menit sebelum proses penyetelan
beam baru dilaksanakan pada kondisi tertentu serta melakukan pemeriksaan pada
riwayat kerusakan mesin untuk mempermudah dalam proses penyiapan mesin.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Penyetelan, beam, ketidaktepatan waktu
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 05 Aug 2026 03:39
Last Modified: 05 Aug 2026 03:39
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/893

Actions (login required)

View Item
View Item