YUMA DAFFA, MAULANA / 2201054 Kasus praktik: Pengujian Penggunaan Evenness MESDAN LAB Dengan Parameter Thin,Thick & Neps Terhadap Akurasi Pengulangan Sampel. Project Report. AK-Tekstil Solo.
TPB_2201054_YUMA DAFFA COVER TA.pdf
Download (582kB)
RINGKASAN TA.pdf
Download (97kB)
BAB I-BAB 5 TA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA-Lampiran.pdf
Download (473kB)
Abstract
Industri tekstil memainkan peran penting dalam ekonomi global, menyediakan
berbagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pakaian
hingga material teknis. Kualitas produk tekstil sangat bergantung pada
karakteristik benang yang digunakan, salah satunya adalah ketidakrataan .
Ketidakrataan benang merupakan salah satu indikator utama dalam menentukan
kualitas akhir produk tekstil. Benang yang tidak rata dapat menyebabkan cacat
pada kain, mengurangi kekuatan, dan menurunkan estetika produk jadi.
Thin adalah ukuran penampang benang yang lebih kecil dari biasanya yaitu sekitar
-30% sampai -60% dengan Panjang kisaran 4 hingga 25 mm dari benang normal.
Thick adalah adalah ukuran penampang benang yang lebih kecil dari biasanya
yaitu sekitar +30% sampai +100% dengan Panjang kisaran 4 hingga 25 mm dari
benang normal. Neps adalah gumpalan serat yang tidak bisa terurai Ukuran
penampang +140% hingga 400% dari benang normal dengan panjang patahan 1
mm.Di PT Kemilau Kharisma Sejahtera mereka menggunakan mesin MVS untuk
menghasilkan benang Vortex Spinning merupakan teknologi pengembangan dari
air jet spinning yang menggunakan tekanan udara untuk pembentukan twist pada
benang. Benang yang dihasilkan biasa disebut dengan benang Vortex. Masalah
yang terjadi dikarenakan akurasi data dalam membaca hasil alat uji evenness
tester untuk mewakili sebuah mesin. Metode yang dilakukan adalah dengan
menggunakan obervasi dan metode eksperimen lalu data tersebut disajikan dalam
bentuk diagram batang sebagai perbandingan yang dilakukan dengan yang
berbeda yakni pengecekan sampel dalam mesin evenness tester dari beberapa
variasi pengetesan diantaranya 1 kali, dan 3 kali.
Dalam konteks ini mencari tahu seberapa jauh perbedaan hasil data alat uji tester
bekerja dan hasil yang akurat sesuai standar yang sudah ditetapkan dalam
Rayyon Ne 30 di PT Kemilau Kharisma Sejahtera jika ada 2 variasi pengecekan
hasil sample yang sama dalam pengetesan 1 kali, dan 3 kali pengecekan dalam
satu sampel apakah kedua data tersebut memiliki hasil yang mirip untuk sebuah
mesin MVS.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:54 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:54 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/847 |

