KHOIRUL, ANAM / 2201040 Kasus Praktik: Pengamatan Perbandingan Kualitas Benang Ne1 10s Polyester Menggunakan Torque Stop Warna Hijau dan Putih Pada Mesin Open End Type Saurer Sclhafhorst Autocoro 8 di PT Excellence Qualities Yarn. Project Report. AK-Tekstil Solo.
2201040_Khoirul Anam_Cover.pdf
Download (299kB)
2201040_Khoirul Anam_Ringkasan.pdf
Download (64kB)
2201040_Khoirul Anam_isi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (897kB) | Request a copy
2201040_Khoirul Anam_Dapus.pdf
Download (303kB)
Abstract
Laporan Praktik Kerja Lapangan ini berfokus pada penelitian pengaruh penggunaan
torque stop warna hijau dan putih pada mesin Open End dalam produksi benang 10s
polyester di PT. Excellence Qualities Yarn. Pertumbuhan industri tekstil di Indonesia
yang signifikan telah menjadikan sektor ini sebagai salah satu kontributor utama
devisa negara. Dalam konteks ini, tujuan utama dari laporan ini adalah untuk
membandingkan efektivitas torque stop warna hijau dan putih serta menentukan
pengaturan torque stop yang lebih optimal dalam menghasilkan kualitas benang
terbaik. Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi persyaratan mata kuliah Praktek
Kerja Lapangan (PKL) di Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil
Surakarta, sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam
lingkungan kerja nyata, memungkinkan mereka menerapkan pengetahuan teoritis
yang telah diperoleh selama perkuliahan. Torque stop pada mesin Open End adalah
komponen atau bagian kecil yang mempengaruhi kualitas benang yang dihasilkan.
Torque stop terletak di antara opening roll dan rotor Selama praktik kerja, penulis
mengamati dan membandingkan kualitas benang yang dihasilkan oleh torque stop
warna hijau dan putih. Pengamatan ini mencakup beberapa parameter penting seperti
kekuatan, kemuluran, dan rata-rata Imperfection Indeks (IPI) dari benang yang
dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis komparatif,
di mana penulis melakukan uji coba secara langsung di lapangan untuk mendapatkan
data yang akurat dan relevan. Dari hasil penelitian, ditemukan adanya perbedaan di
dalam kualitas benang berdasarkan warna torque stop yang digunakan. Torque stop
warna hijau dan putih memberikan hasil yang berbeda dalam hal parameter kualitas
yang diuji, sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai efektivitas masingmasing
jenis
torque
stop
dalam
proses
produksi
benang.
Kesimpulan
dari
penelitian
ini
menunjukkan bahwa setting torque stop warna hijau lebih optimal dalam
meningkatkan kualitas benang. Laporan ini juga memberikan rekomendasi bagi
perusahaan dalam memilih dan mengatur torque stop untuk mencapai kualitas produk
yang lebih baik. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu PT. Excellence
Qualities Yarn dalam meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk akhir dan
meningkatkan daya saing perusahaan di pasar tekstil. Dengan demikian, penelitian ini
memberikan implikasi praktis yang signifikan bagi industri tekstil
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:25 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:25 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/844 |

