Kasus Praktik: Penyebab Rendahnya Efisiensi Produksi Winding Lot 09.24 pada Mesin Winding Savio Polar E Premium

Bahru Amir, Wicaksono / 2201007 Kasus Praktik: Penyebab Rendahnya Efisiensi Produksi Winding Lot 09.24 pada Mesin Winding Savio Polar E Premium. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of TPB_2201007_BAHRU AMIR WICAKSONO_COVER NEW.pdf] Text
TPB_2201007_BAHRU AMIR WICAKSONO_COVER NEW.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAHRU AMIR  ringkasan.pdf] Text
BAHRU AMIR ringkasan.pdf

Download (61kB)
[thumbnail of TPB_2201007_BAHRUAMIRWICAKSONO_ISI.pdf] Text
TPB_2201007_BAHRUAMIRWICAKSONO_ISI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (695kB) | Request a copy
[thumbnail of BAHRU AMIR dapus.pdf] Text
BAHRU AMIR dapus.pdf

Download (394kB)

Abstract

Praktik kerja lapangan (PKL) merupakan kegiatan praktik pada instansi ataupun
perusahaan, untuk mengaplikasikan hal-hal yang diperoleh selama perkuliahan dan
diharapkan mampu mengisi kebutuhan pengalaman kerja. Praktik kerja lapangan (PKL)
adalah salah satu syarat mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan Diploma II pada
Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta. Praktik Lapangan
Kerja di laksanakan di PT Kusuma Sandang Mekarjaya yang beralamat di Jl. Raya
Wates Km. 7.4, Pasekan, Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta, 55295 dengan luas
36,081 m2. Sebagai perusahaan besar yang bergerak pada bidang industri tekstil maka
PT Kusuma Sandang Mekarjaya memiliki beberapa proses pada setiap unit nya, salah
satunya unit pemintalan (spinning) yaitu unit satu dan unit dua. Kedua unit tersebut
sama - sama memproses benang carded dan combed. Untuk menghasilkan produk
dengan kualitas yang tinggi tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang disebabkan
dari berbagai faktor. Salah satu yang masih menjadi masalah efisiensi produksi mesin
yang terkadang masih rendah sehingga dampaknya adalah output dari mesin tersebut
tidak memenuhi target produksi, contoh saja yang akan di bahas di dalam penelitian ini
adalah tentang efisiensi produksi di mesin winding pada lot 09.24 di mesin winding savio
polar e premium. Pada awal jalan lot tersebut efisiensi produksi masih rendah yaitu di
bawah 60%, masalah tersebut mengakibatkan produksi tidak sesuai dengan target dan
benang dari ring spinning menjadi menumpuk lebih banyak, sehingga akibatnya doffing
di ring spinning harus berhenti lebih lama dari pada biasanya karena harus menunggu
cop benang. Akibatnya, input yang masuk ke ring spinning yaitu roving juga mengalami
penumpukan. Sehingga, untuk mengatasi penumpukan tersebut speed dari carding
sampai ke mesin drawing finisher harus di kurangi. Penyebab dari efisiensi yang rendah
ada banyak, mulai dari cut yang melebihi standar yang di tetapkan dan juga setelan.
Contoh saja yang terjadi di awal lot 09.24 adalah karena F cut yang masih tinggi, terjadi
karena material yang kurang bersih, Maka perbaikan yang pertama dilakukan adalah
dengan mengatur ulang setelan pada setiap mesin, terutama di blowing, supaya dalam
kotoran tidak masuk ke dalam proses benang, dan juga kebersihan di setiap mesin juga
harus di perhatikan supaya saat di winding dapat berjalan lancar dan menghasilkan
benang yang berkualitas. Pada lot 09.24 ini juga terjadi perbedaan efisiensi produksi di
setiap shift di mesin winding savio polar e premium. Setelah meneliti dan mewawancarai
beberapa operator dan juga kepala shift, masalah tersebut terjadi di karenakan
kecepatan dan ketrampilan operator yang masih berbeda artinya belum semua operator
ahli dalam menjalankan mesin, maka dari itu harus ada trainer yang memberi cara
menjalankan mesin secara baik dan benar dan juga pengawas operator harus lebih
mengawasi operatornya masing – masing, supaya efisiensi produksi dapat meningkat
dan target produksi pun bisa tercapai dengan kualitas yang di inginkan oleh perusahaan.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 23 Jul 2026 05:35
Last Modified: 23 Jul 2026 05:35
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/843

Actions (login required)

View Item
View Item