Kasus Praktik: Analisis Penyebab dan Penanganan Gagal Bunching pada Proses Pirn Winder

Nabila Nourma, Maharini Kasus Praktik: Analisis Penyebab dan Penanganan Gagal Bunching pada Proses Pirn Winder. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of lembar cover - daftar gambar (revisi 2).pdf] Text
lembar cover - daftar gambar (revisi 2).pdf

Download (964kB)
[thumbnail of lembar ringkasan (nabila).pdf] Text
lembar ringkasan (nabila).pdf

Download (31kB)
[thumbnail of lembar bab 1 - 5 (nabila).pdf] Text
lembar bab 1 - 5 (nabila).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (776kB) | Request a copy
[thumbnail of lembar pustaka (nabila).pdf] Text
lembar pustaka (nabila).pdf

Download (54kB)

Abstract

PT Safarijunie Textindo Industry merupakan badan usaha dalam bidang industri tekstil.
Praktik Kerja Lapangan ini difokuskan pada analisis penyebab dan penanganan gagal
bunching. Bunching adalah suatu gerakan besi mata itik yang dapat menggulung pada
proses pemaletan untuk membuat gulungan awal pada garis batang palet yang ditentukan.
Tujuan bunching pada mesin pemaletan di PT Safarijunie Textindo Industry adalah
pendeteksi oper pakan pada saat proses produksi pertenunan, dimana produktivitas mesin
palet akan memengaruhi jalannya produksi pada mesin shuttle. Pada saat melakukan
pengamatan Praktik Kerja Lapangan pada mesin palet ditemukan masalah yang
menyebabkan mesin terjadi gagal bunching. Dari hasil observasi penyebab paling dominan
gagal bunching pada mesin palet ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti manusia,
mesin, dan metode. Faktor mesin menjadi salah satu faktor yang paling dominan penyebab
gagal bunching yang dikarenakan terjadinya kerusakan pada komponen seperti karet pada
spindle habis terkikis, pengait bawah spindle miring, dan baut pengatur diameter kendor.
Dengan melakukan perawatan yang baik, dan benar serta terjadwal diharapkan bisa
menjaga performa komponen. Sehingga perawatan yang baik dan terjadwal sangat penting
dan harus dilakukan serta diawasi dengan baik. Butuh ketelitian dan fokus kerja yang tinggi
pada saat proses pemaletan, maka dari itu di perlukan pengawasan yang baik agar tidak
banyak terjadinya gagal bunching .

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 22 Jul 2026 06:42
Last Modified: 22 Jul 2026 06:42
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/816

Actions (login required)

View Item
View Item