Muhammad, Hakim Rimba Setiawan / 2101039 Kasus Praktik: Pengaruh Variasi Pressure Weighting Arm Terhadap Ketidakrataan dan Kekuatan Tarik Benang Per Helai Benang NE1 30s pada Mesin Ring Spinning Tipe Toyoda Ry-2 di Unit Spinning 1. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.
Muhammad Hakim Rimba Setiawan_Abstrak.pdf
Download (1MB)
Muhammad Hakim Rimba Setiawan_BAB I-V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (968kB)
Muhammad Hakim Rimba Setiawan_Daftar Pustaka.pdf
Download (17kB)
Abstract
PT Danliris merupakan salah satu industri tekstil yang terletak di kabupaten Sukoharjo. PT Danliris berdiri tahun 1974. PT ini bergerak pada bidang pemintalan benang, pertenunan, pencelupan dan pewarnaan kain, dan garmen.
Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan penulis, berfokus pada unit pemintalan benang. Dalam proses pemintalan untuk benang, bahan baku yang berupa serat diolah sedemikian rupa dalam proses-proses yang terdapat pada proses pemintalan (spinning), hingga bahan baku yang berupa
serat tersebut menjadi sebuah benang. Pada proses pemintalan tersebut
terdapat tahapan-tahapan (unit-unit) proses untuk mengolah serat-serat menjadi
benang yaitu proses blowing, carding, drawing, combing (untuk pengerjaan jenis
serat tertentu), proses roving (flayer), dan proses ring spinning, serta proses
winding. Menghasilkan benang dengan kualitas terbaik merupakan tujuan
dilakukannya proses produksi. Demi menghasilkan benang dengan kualitas
terbaik maka perlu penyetelan mesin yang tepat. Mesin ring spinning merupakan
mesin utama yang membentuk benang. Mesin ini melakukan
peregangan(drafting) dan pembentukan twist yang bantu dengan roller roller
peregang. Roller peregangan memberikan peregangan dengan melakukan
penjepitan serat melalui pembebanan serta memberikan twist dengan perbedaan
kecepatan front top roller dan kecepatan spindle. Pembebanan weighting arm
mempengaruhi keberhasilan proses drafting. Proses drafting akan
memperngaruhi ketidakrataan benang (IPI) dan kekuatan tarik per helai benang
(SYS). Ada 3 tingkatan pembebanan weighting arm, yaitu 10kg, 14kg, dan 18kg.
Oleh karena itu penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mencari
pembebanan yang sesuai untuk proses CD Ne1 30 yang sedang berlangsung.
Penelitian dilakukan dengan melakukan uji coba penggunaan ketiga
pembebanan untuk membuat benang. Benang yang terbentuk diuji ketidaktaraan
dan kekuatan tarik per helai benang. Dari penelitian yang dilakukan penulis.
Didapatkan hasil jika penggunaan pembebanan 14kg mendapatkan hasil
ketidakrataan benang dan kekuatan tarik benang yang paling baik.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Additional Information: | Spinning |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 03:59 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 03:59 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/808 |

