Hidayatullah, Syarif Upaya Perbaikan Cacat Baar Kain Tenun pada Mesin Tsudakoma Zax Master 9200i SN R29 menggunakan Metode PDCA. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.
Cover.jpg
Download (108kB)
LEMBAR PENGESAHAN .pdf
Restricted to Registered users only
Download (175kB)
ABSTRAK.pdf
Download (146kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (96kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (228kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (353kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (820kB)
BAB V .pdf
Restricted to Registered users only
Download (102kB)
DAFTAR PUSTAKA .pdf
Restricted to Registered users only
Download (148kB)
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only
Download (249kB)
Surat Persetujuan Publikasi 2025.pdf
Restricted to Registered users only
Download (64kB)
Abstract
Praktik kerja lapangan dilaksanakan di PT Sari Warna Asli Boyolali beralamat di Jl. Raya Solo-Boyolali KM 21,4, Kab.Boyolali Praktik kerja lapangan ini dilaksanakan di departemen weaving 1 pada tanggal 28 Februari 2025 – 16 Mei 2025. Praktik kerja lapangan ini merupakan salah satu persyaratan yang dilaksanakan untuk kelulusan pada Program Studi Diploma ll teknik pembuatan kain tenun di Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta. Selama praktik di industri, telah dilakukan pengamatan dan mengikuti alur atau flow process dari pemaletan, penghanian (warping), penganjian (sizing), pencucukan (reaching), penyambungan benang lama dengan yang baru (tying), pertenunan (loom), sampai dengan inspecting. Proses pertenunan adalah proses membuat kain, dengan menyilangkan benang lusi dan benang pakan, dengan arah benang lusi membujur sepanjang kain dan benang pakan melintang selebar kain. Persilangan tersebut membentuk suatu ayaman sesuai dengan pola yang diinginkan. Kasus praktik yang diambil adalah ” Upaya Perbaikan Cacat Baar Kain Tenun Pada Mesin Tsudakoma Zax Master 9200i SN R29 Menggunakan Metode PDCA”. Cacat baar merupakan garis pakan melintang abnormal pada kain yang disebabkan oleh ketidakteraturan benang, gangguan pada mesin tenun, atau kelalaian operator. Cacat ini sering kali terlihat sebagai pita tipis yang tampak lebih terang, lebih gelap, atau memiliki struktur tenun yang berbeda, sehingga mengganggu keseragaman tampilan kain.Cacat ini dapat menurunkan nilai jual kain secara signifikan dan menimbulkan kerugian produksi.Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab cacat baar serta mengevaluasi metode penanggulangannya demi peningkatan mutu kain tenun.Faktor yang menyebabkan cacat baar kain tenun itu sendiri dapat diidentifikasikan melalui diagram fishbone . Berdasarkan diagram fishbone yang telah dibuat ada beberapa faktor kemungkinan ditimbulkan oleh faktor material, yaitu perbedaan jenis bahan baku benang, faktor mesin, yaitu take-up dan let-off rusak, faktor pengukuran tensionmeter dan hardness tester tidak dikalibrasi, faktor manusia, yaitu kurangnya pengetahuan dan ketelitian mekanik. Setelah itu dilakukanya penanganan menggunakan metode PDCA menunjukan bahwa cacat baar sebelum perbaikan ada 34 total cacat setelah perbaikan menggunakan metode tersebut turun menjadi 28. Langkah selanjutnya menindak lanjuti menggunakan 5W-1H.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | proses produksi kain tenun, mesin ajl Tsudakoma Zax master 9200i, cacat baar, PDCA (Plan, Do, Cheek, Action), perbaikan kualitas departemen weaving. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 16:09 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 16:09 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/795 |

