Cacat Bad Cut Kain dalam Proses Pemotongan Menggunakan Mesin Auto Cutter Gerber 27

Siwi/ 2303004, Gayatri Prameshinta Haruno Cacat Bad Cut Kain dalam Proses Pemotongan Menggunakan Mesin Auto Cutter Gerber 27. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

[thumbnail of Cover.pdf] Image
Cover.pdf

Download (769kB)
[thumbnail of Lembar_pengesahan.pdf] Text
Lembar_pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of Bab_1.pdf] Text
Bab_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB)
[thumbnail of Bab_2.pdf] Text
Bab_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[thumbnail of Bab_3.pdf] Text
Bab_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (503kB)
[thumbnail of Bab_4.pdf] Text
Bab_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB)
[thumbnail of Bab_5.pdf] Text
Bab_5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[thumbnail of Daftar_pustaka.pdf] Text
Daftar_pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB)
[thumbnail of Persetujuan_Publikasi.pdf] Text
Persetujuan_Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)

Abstract

Praktik kerja lapangan (PKL) merupakan bagian dari sistem pendidikan dual system yang menggabungkan pembelajaran di kampus dan di industri. Pelaksanaan PKL di PT Dan Liris selama tiga bulan, yaitu dari 20 Februari hingga 16 Mei 2025. PT Dan Liris adalah perusahaan manufaktur tekstil dan garmen yang berdiri sejak 1970-an dan berkembang menjadi salah satu produsen garmen terkemuka di Indonesia. Dengan lebih dari 7.000 karyawan, PT Dan Liris memproduksi berbagai jenis produk tekstil untuk pasar lokal dan internasional. Proses produksi di bagian ini diawali dengan penggelaran kain, pemotongan, hingga penomoran komponen untuk selanjutnya dikirim ke bagian sewing. Pengamatan kasus PKL dilakukan di departemen cutting, dikhususkan pada mesin pemotong otomatis (auto cutter). Mesin pemotong otomatis yang canggih dan efisien ini digunakan untuk memotong kain sesuai pola produksi sehingga produktivitas dan kualitas hasil kerja dapat ditingkatkan. Masalah utama yang ditemukan dalam laporan ini adalah cacat produksi akibat kesalahan pemotongan (tidak sesuai pola, miss cut, unfinished cut, dan bad cut) pada mesin auto cutter. Berdasarkan observasi, dalam satu minggu ditemukan 107 blok komponen kain mengalami cacat. Analisis menggunakan metode fishbone menunjukkan lima faktor penyebab: manusia (kurang telitinya operator), mesin (kegagalan sensor dan kerusakan pada v-belt), metode (instruksi kerja), measurement (metode pengukuran), dan lingkungan kerja (area kerja berdebu). Solusi yang diusulkan antara lain adalah pelatihan operator pada mesin auto cutter, pengecekan rutin kondisi mesin (khususnya sensor dan v-belt), serta peningkatan SOP pengecekan sebelum proses produksi dimulai. Penerapan corrective maintenance juga direkomendasikan untuk menurunkan angka kerusakan dan meningkatkan efektivitas kerja mesin. Kasus cacat pemotongan kain memberikan pelajaran penting mengenai pentingnya pengendalian mutu dan pemeliharaan mesin secara berkala.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: auto cutter, bad cut, cacat, cutting, mesin, otomatis
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 04 Mar 2026 06:08
Last Modified: 04 Mar 2026 06:08
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/770

Actions (login required)

View Item
View Item