Penyebab dan Penanganan Cacat Luping pada mesin Air Jet Loom Tsudakoma Zaxneo001

RIDWAN, FAUZAN HABIB / 2102038 Penyebab dan Penanganan Cacat Luping pada mesin Air Jet Loom Tsudakoma Zaxneo001. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

[thumbnail of TPK_2102038_Ridwan Fauzan Habib_Cover.pdf] Text
TPK_2102038_Ridwan Fauzan Habib_Cover.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of Ridwan Fauzan Habib_ABSTRAK.pdf] Text
Ridwan Fauzan Habib_ABSTRAK.pdf

Download (451kB)
[thumbnail of Ridwan fauzan Habib_BAB 1-5.pdf] Text
Ridwan fauzan Habib_BAB 1-5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (891kB)
[thumbnail of Ridwan Fauzan Habib_daftar pustaka-lampiran.pdf] Text
Ridwan Fauzan Habib_daftar pustaka-lampiran.pdf

Download (565kB)

Abstract

PT Usmanjaya Mekar Textile Industry (PT Usmantex) merupakan suatu
perusahaan yang bergerak dalam bidang textile, khususnya dalam pembuatan
kain grey. Perusahaan ini didirikan berdasarkan Akta Notaris Liliana Tedjosaputra
Sarjana Hukum, Notaris Nomor 67 tertanggal 8 Juni 1990 dengan nama PT
Usmantex berkedudukan di Jalan Raya Magelang – Purworejo Km. 10 Desa
Tempurejo, Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang. Pada awalnya PT.
Usmantex dibangun diatas tanah seluas 2,7 hektare, tetapi seiring
berkembangnya perusahaan maka terjadi perluasan sehingga mencapai tiga
hektare. Untuk permodalan PT Usmantex murni dari Penanaman Modal Dalam
Negeri (PMDN), namun permodalan dalam hal ini tidak bisa dicantumkan karena
bersifat rahasia dan dikelola penuh oleh pemilik perusahaan. PT Usmantex terus
mengalami perkembangan dari berbagai sektor, salah satunya dari sisi tenaga
kerja yang awalnya hanya terdiri dari 95 tenaga kerja hingga saat ini mampu
memperkerjakan 947 karyawan yang terdiri dari 371 tenaga kerja laki-laki dan 546
tenaga kerja perempuan. Dalam membuat kain tenun terdapat alur proses mulai
dari order konsumen, penyediaan bahan baku, kemudian bahan baku masuk ke
mesin warping, selanjutnya diproses sizing, setelah itu masuk proses reaching
atau tying, kemudian masuk proses weaving. Setelah menjadi kain, kain dibawa
ke inspecting, folding, grading, kemudian dilakukan packing dan pada akhirnya
dikirim ke konsumen. Pada Divisi weaving PT Usmantex menggunakan berbagai
tipe mesin untuk produksi yaitu mesin shuttle, mesin rapier, dan mesin air jet loom.
Pelaksanaan praktik kerja lapangan kali ini dilakukan pada Divisi weaving air jet
loom. Pada praktik kerja lapangan ini, disadari terdapat beberapa permasalahan
yang terjadi pada proses produksi. Permasalahan yang dominan adalah cacat kain
yang disebut luping. Luping adalah cacat kain berupa pinggiran yang tidak
terpotong yang disebabkan oleh cutter yang tumpul atau rusak. Luping dapat
menyebabkan turunnya produktivitas mesin dan grade kain yang sebelumnya
memiliki grade 90% turun menjadi 50%. Berdasarkan permasalahan tersebut
maka dilakukan penelitian mengenai analisa penyebab dan penanganan cacat
luping pada mesin Air Jet Loom menggunakan metode fishbone atau diagram
tulang ikan dengan pengambilan data melalui pengamatan dan wawancara.
Faktor-faktor penyebab terjadinya cacat luping antara lain cutter tumpul, salah
pasang cutter, selang cutter bocor, dan kebersihan lingkungan produksi kurang
terjaga dimana fly waste berterbangan dan jatuh pada komponen mesin hingga
menumpuk. Adapun usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi cacat luping
sendiri adalah retraining SDM atau sumber daya manusia yang bertugas dalam
penyetelan beam baru, pergantian cutter setiap 5 hari sekali, dan pengecekan
terhadap kebersihan lingkungan di area produksi serta pengecekan khusus pada
bagian cutter. Dengan adanya tindakan tersebut diharapkan mampu mendorong
dan meningkatkan efisiensi dan produktivitas produksi pada PT Usmantex.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 06 Aug 2026 03:58
Last Modified: 06 Aug 2026 03:58
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/901

Actions (login required)

View Item
View Item