Kasus Praktik: Pengaruh Setelan Roll Gauge Mesin Drawing Finisher Trützschler terhadap Kualitas Benang Polyester Ne1 30s Murata Vortex Spinning

M.DAFFA’ARIQ, DIKA PUTRA / 2201015 Kasus Praktik: Pengaruh Setelan Roll Gauge Mesin Drawing Finisher Trützschler terhadap Kualitas Benang Polyester Ne1 30s Murata Vortex Spinning. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

[thumbnail of 2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_COVER.pdf] Text
2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_RINGKASAN.pdf] Text
2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_RINGKASAN.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of 2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_ISI.pdf] Text
2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_ISI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of 2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_LAMPIRAN.pdf] Text
2201015_M.Daffa'ariq Dika Putra_LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil (AK-Tekstil Solo) adalah sebuah perguruan tinggi di bawah Kementerian Perindustrian Indonesia yang bertujuan untuk mendidik tenaga kerja yang kompeten di bidang industri tekstil. PT Excellence Qualities Yarn adalah perusahaan manufaktur benang yang didirikan pada tahun 2013 oleh Ibu Sherlina Kawilarang. Perusahaan ini berlokasi strategis di Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, dengan akses mudah ke jalan antar provinsi. PT Excellence Qualities Yarn menggunakan teknologi canggih di dua unit produksinya. Unit satu menggunakan mesin seperti Open End, Murata Vortex Spinning (MVS), sedangkan unit dua menggunakan mesin Simplex, Ring Frame, dan Winding. Perusahaan ini memproduksi lebih dari ± 85-90 bale/hari dan unit 2 ± 120-125 bale/hari. Lalu perusahaan mengekspor 90% produksinya ke Asia, Amerika, Amerika Selatan, Afrika, dan Eropa. Proses produksi benang di Unit Satu terdiri dari enam langkah: Blowing, Carding, Drawing, Murata Vortex Spinning, Packing. Kualitas merupakan hal yang penting dan diperhatikan di PT Excellence
Qualities Yarn, oleh karena itu demi mendapatkan kualitas yang terbaik maka selalu dilakukan percobaan atau trial ketika ditemukan kualitas yang kurang baik. Pada laporan ini percobaan dilakukan untuk menemukan pengaturan roller gauge
terbaik pada mesin Drawing Finisher Trützschler TD-8 untuk mengoptimalkan kualitas benang MVS Ne1 30s PE. Percobaan ini membandingkan tiga pengaturan roller gauge yang berbeda (52/44, 50/42, dan 52/42). Hasil percobaan menunjukkan bahwa pengaturan roller gauge 52/42 menghasilkan benang dengan
kualitas terbaik. Pengaturan ini menghasilkan benang dengan ketidaksempurnaan paling sedikit, kerataan paling tinggi, dan kekuatan tertinggi.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 28 Jul 2026 03:17
Last Modified: 28 Jul 2026 03:17
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/860

Actions (login required)

View Item
View Item