OLSHA, NASTAIN ANNAS / 2102017 Kasus Praktik: Upaya Meningkatkan Kandungan Size Pick Up Benang TR 30 untuk Menurunkan Jumlah Putus Lusi Pada Proses Pertenunan. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.
Olsha Nastain Annas_Abstrak.pdf
Download (357kB)
Olsha Nastain Annas_Bab 1-5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Olsha Nastain Annas_Daftar Pustaka_Lampiran.pdf
Download (928kB)
Abstract
Penyusunan laporan praktik kerja lapangan ini merupakan syarat wajib yang harus disusun oleh mahasiswa Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta semester akhir. Laporan disusun setelah melakukan Praktik Kerja Lapangan di PT Behaestex Pekalongan. PT Behaestex merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil khususnya pembuatan kain sarung yang terletak di Jalan Raya Wonopringgo No. 2, Madukaran, Kec. Kedungwuni, Kedungwuni Barat, Kab. Pekalongan. Proses produksi sarung tenun di PT Behaestex Pekalongan meliputi proses warping, sizing, reaching, tenun dan inspecting. Praktik kerja lapangan dilakukan tanggal 8 Mei 2023 hingga 9 Juli 2023. Laporan ini membahas mengenai upaya meningkatkan kandungan size pick up benang TR 30 untuk menurunkan jumlah putus lusi pada proses pertenunan. Pada proses pertenunan khusunya pada mesin air jet loom area plan departemen weaving unit 4 ditemukan banyak terjadi putus lusi. Putus lusi terbanyak terjadi pada area lima dengan kode produksi T 43 benang TR 30. Salah satu faktor penyebab putus lusi yaitu kondisi mutu benang lusi yang kurang baik dari proses persiapan pertenunan terutama bagian sizing. kandungan larutan kanji yang cukup pada benang dapat meningkatkan kekuatan benang, mengurangi bulu-bulu pada permukaan benang dan meningkatkan ketahanan gesek antar benang. Dari hasil pengamatan ditemukan banyaknya bulu-bulu benang yang menyebabkan putus lusi. Banyaknya bulu-bulu diakibatkan oleh kandungan size pick up hanya sedikit melapisi pada bagian permukaan benang. Kandungan size pick up yang dihasilkan yaitu 11-12%, namun size pick up tersebut belum mampu mengurangi bulu-bulu pada permukaan benang. Maka dari itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kandungan size pick up pada benang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Langkah percobaan yang dilakukan untuk meningkatkan kandungan size pick up, mengetahui perbandingan bulu-bulu kandungan size pick up dibawah 12% dan diatas 12% dan mengetahui pengaruh kandungan size pick up diatas 12%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara dan percobaan. Dari hasil percobaan didapatkan langkah yang dilakukan untuk mendapatkan kandungan kanji diatas 12% dengan mengubah settingan squeezing roll standar 1,6 Bar menjadi 1,1 Bar, perbandingan kondisi bulu-bulu didapatkan pada kandungan size pick up di atas 12% lebih sedikit dibandingkan dengan kondisi bulu-bulu di bawah 12% didapatkan, dan pengaruh kandungan size pick up di atas 12% terhadap jumlah putus lusi dapat menurunkan jumlah putus lusi dari 27 kali menjadi 19 kali putus lusi per shift.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:44 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:44 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/852 |

