Andyk, Ramadhan Priyambodo / 2102013 Kasus Praktik: Analisis Faktor Penyebab Mesin Berhenti terhadap Produktivitas Kain pada Mesin Shuttle Loom Type 75”. Project Report. Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.
1.ANDYK_ABSTRAK.pdf
Download (427kB)
2.ANDYK_BAB 1-5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
3.ANDYK_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
Abstract
PT URW merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang tekstil dan pembuatan kain mentah atau biasa disebtut kain greige yang betempat di desa Kledung Kradenan, kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo. Menurut data monitoring yang terdapat dari Human Resource Development (HRD) tahun 2023
PT URW memiliki 865 karyawan dengan penempatan karyawan menyesuaikan dengan kebutuhan per divisi. Dalam mendukung proses produksi, PT URW menginvestasikan beberapa jenis mesin antara lain: mesin warping, mesin sizing, mesin winding, mesin pirn winder, mesin pertenunan yang terdiri dari mesin shuttle loom type 52”, 56” dan 75” serta mesin tenun rapier dan air jet loom serta mesin penunjang produksi lainnya. Efisiensi dan produktivitas didalam pertenunan
sangat berpengaruh terhadap target produksi dari sebuah perusahaan. Selama Praktik Kerja Lapangan , dilakukan pengamatan di Divsi Shuttle Loom tepatnya di mesin shuttle loom type 75” yang berada di salah satu blok E PT URW. Melihat dari data Trouble mekanik mesin shuttle loom, pada bulan Mei 2023 Produktivitas mesin shuttle loom mengalami penurunan. Penelitian yang akan dianalisis adalah Faktor penyebab Mesin Berhenti terhadap Produktivitas Kain pada Mesin Shuttle Loom Type 75”. Penelitian ini menggunakan metode pareto diagram untuk melihat Trouble yang paling mendominasi dan metode fishbone dalam mengidentifikasi
trouble yang terjadi. Tujuan dari pengambilan kasus ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kasus tersebut, memahami langkah penanganan dari adanya kasus permasalahan yang terjadi, dan mampu menganalisis apa pengaruh kasus mesin berhenti terhadap produktivitas kain. Faktor penyebab terjadinya mesin berhenti adalah pada rangkaian otomatis dropper dan otomatis jarum. Namun menurut hasil pengamatan terdapat penyebab yang paling mendominasi
adalah pada rangkaian otomatis jarum baik dari sparepart yang telah aus, metode yang digunakan tidak sesuai intruksi kerja, maupun dalam menyetting rangkaian otomatis jarum tidak sesuai standar yang berlaku. Langkah penanganan dari
adanya kasus tersebut adalah memberikan sosialisasi dan pembinaan terhadap mekanik yang bertugas terkait penyetingan rangkaian otomatis jarum dan metode yang digunakan serta melakukan kegiatan preventive secara rutin guna memperpanjang lifetime sparepart pada rangkaian jarum. pengaruh downtime akibat mesin sering berhenti dengan produktivitas kain yang dihasilkan mengalami kerugian yang signifikan yaitu 13,554 m/bulan dan menyebabkan waktu produksi yang hilang adalah 162,5 menit.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:24 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:24 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/845 |

