Yash, Setiawan Kasus Kajian : Analisis Pengaruh Perubahan Sistem PIV (Pully Interchange Velocity) ke Inverter Terhadap Produktivitas dan Efisiensi Mesin Sizing IH-CHING MACHINERY Type IC-B306. Project Report. AK-Tekstil Solo.
Cover-Daftar Lampiran_Yash Setiawan_2202026_TPK4A_PT Safarijunie.pdf
Download (756kB)
Ringkasan_Yash Setiawan_2202026_TPK4A_PT Safarijunie.pdf
Download (521kB)
Bab 1-5_Yash Setiawan_2202026_TPK4A_PT Safarijunie.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Pustaka-Lampiran_Yash Setiawan_2202026_TPK4A_PT Safarijunie.pdf
Download (1MB)
Abstract
PT Safarijunie Textindo Industry merupakan perusahaan yang memproduksi tekstil
berdiri pada bulan Mei tahun 1990. Perusahaan ini menempati area seluas 70.291
M2 dan mulai beroperasi pada tahun 1994 dilokasi yang strategis di jalan Raya
Solo – Semarang Km 15, Desa Batan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten
Boyolali, Jawa Tengah. PT Safarijunie Textindo Industry ini bergerak dibidang
textile yaitu, pengolahan benang menjadi bahan kain atau Greige, dan kain Greige
di selesai kain (Bleaching Proses Finishing). PT Safarijunie Textindo Industry
memiliki mesin Sizing merek IH-CHING MACHINERY yang sistem penggeraknya
menggunakan PIV. PIV (Pully Interchange Velocity) merupakan salah satu bagian
yang sangat penting di mesin sizing yang berfungsi untuk mengatur kecepatan
putaran beam saat proses penggulungan menjadi lebih lambat atau lebih cepat
yang disesuaikan dengan diameter gulungan benang pada beam. Masalah yang
timbul pada Sistem PIV ini sudah tua dan mekanismenya tidak dilengkapi peraba
diameter beam, sehingga proses pengurangan kecepatan putaran beam oleh PIV
diatur secara paksa melalui sistem pneumatik, hal ini menyebabkan beban kerja
rantai PIV sangatlah besar. Jadi sering terjadi kerusakan dan keausan sparepart
yang menyebabkan proses produksi terganggu dan kurang maksimal. Sehingga
sekarang diubah menjadi inverter. Inverter adalah suatu peralatan elektronika
daya yang berfungsi untuk mengubah listrik DC menjadi AC. Sistem ini dilengkapi
4 motor listrik yang terletak disetiap bagian sizebox,Cylinder dryer dan head
mesin.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kurang
maksimalnya produktivitas pada sistem penggerak PIV, mengetahui dampak
perubahan PIV ke Inverter terhadap tingkat produktivitas dan efisiensi mesin sizing
di PT Safarijunie. Penyebab kurang maksimalnya produktivitas saat memakai PIV
dikarenakan pada PIV sering mengalami kerusakan dan keausan pada komponen
atau sparepart. Kerusakan disebabkan karena rangkaian sistem penggerak PIV
usia mesin sudah tua, sparepart atau komponen PIV sering rusak atau aus
sehingga sudah tidak mampu melakukan produksi dengan maksimal dan beban
kerja motor pada rangkaian ini sangat berat karena hanya menggunakan 1 motor.
Pengaruh atau dampak perubahan Inverter terhadap produktivitas antara lain:
Hasil produksi dan rata-rata hasil produksi perhari meningkat. Pada regu A yang
dulu nya total produksi nya 210.500 menjadi 284.500 yard dengan rata-rata
produksi 12.382 menjadi 13.548 yard. Pada regu B yang dulu nya 198.600 yard
menjadi 296.400 yard dengan rata-rata produksi 12.413 menjadi 14.114 yard.
Pada regu C yang dulunya 224.200 yard menjadi 285.050 yard dengan rata-rata
produksi 12.456 menjadi 13.574 yard. Waktu penyelesaian 1 set lebih cepat dari
yang sebelum Inverter 21 jam/set menjadi 16 jam/set. Kecepatan mesin
bertambah yang dulunya 30-35 yard/menit menjadi 35-40 yard/menit bahkan bisa
bertambah. Rata-rata potongan per beam meningkat dari yang dulunya hanya bisa
2000 - 2500 yard tergantung kondisi PIV menjadi 3000 yard. Pengurangan aval
atau sisa benang di loom berdasarkan hasil beam 1 set, semakin sedikit maka aval
nya juga makin berkurang. Pengaruh atau dampak perubahan Inverter terhadap
efisiensi mesin antara lain efisiensi mesin meningkat yang dulu nya 74% menjadi
82%, penghematan biaya sparepart, penggunaan Inverter dapat menghemat 6
sparepart yaitu PIV winder, PIV samping, depan dan belakang, rotary samping,
depan dan belakang, Gearbox utama, Gearbox samping, depan dan belakang, as
penghubung. Penghematan batu-bara atau energi boiler.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:19 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:19 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/811 |

