Kasus Praktik: Analisis Terjadinya Mechanical Fault Area 1-5 Cm Di Mesin Flyer JWF 1435 Proses Polyester 100%

Irsyafli Okta, Vianda Affvivi Kasus Praktik: Analisis Terjadinya Mechanical Fault Area 1-5 Cm Di Mesin Flyer JWF 1435 Proses Polyester 100%. Project Report. AK-Tekstil Solo.

[thumbnail of Irsyafli Abstrak.pdf] Text
Irsyafli Abstrak.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of Irsyafli BAB I-V.pdf] Text
Irsyafli BAB I-V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (855kB) | Request a copy
[thumbnail of Irsyafli Daftar Pustaka.pdf] Text
Irsyafli Daftar Pustaka.pdf

Download (6kB)

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu bentuk implementasi secara
sistematis dan sinkron antara program pendidikan yang sedang ditempuh
dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja
secara langsung di dunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. Praktik
Kerja Lapangan juga merupakan salah satu syarat yang diwajibkan untuk
menyelesaikan pendidikan program Diploma II di Akademi Komunitas Industri
Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta. Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan di PT
Delta Dunia Tekstil II yang beralamat di Desa Pondok, Kecamatan Grogol,
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan dari
tanggal 13 Maret 2023 sampai dengan tanggal 25 Mei 2023. PT Delta Dunia
Tekstil II merupakan salah satu anak perusahaan PT Duniatex grups yang
memproduksi benang Kapas (Cotton), Rayon, Tetoron Rayon (TR), Polyester
(PE). Selama proses berlangsung terdapat suatu permasalahan yang akan
menjadi pokok pembahasan. Pokok pembahasan yang diambil adalah
Mechanical fault di mesin flyer. Mechanical fault yang sering ditemukan di mesin
Flyer adalah diarea 61-70. Apabila permasalahan ini tidak segera di tindaklanjuti
maka akan berakibat pada kualitas roving yang dihasilkan. Mechanical fault
adalah kesalahan penyetelan yang dapat membuat ketidakrataan benang. Hal ini
sering disebabkan oleh toleransi gear yang kurang pas. Untuk mengatasi
masalah tersebut dilakukan proses penyetelan toleransi gear secara manual
dengan menggunakan feeling saat penyetelannya. Sebelum melakukan
penyetelan, gear dikendorkan dulu penguncinya. Setelah dirasa gear sudah
longar/mudah digerakan, maka dilakukan proses penyetelan. Untuk mengetahui
bagaimana pengaruh Mechanical fault terhadap ketidakrataan roving maka
dilakukan pengujian U% menggunakan alat unevennes tester keisokki. Sebelum
dilakukan perbaikan didapatkan hasil pengujian U% dengan rata-rata 2,77%.
Setelah dilakukan perbaikan hasil pengujian rata-rata U% menjadi 2,73%,
mengalami penurunan sebesar 0,04%.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mr Rizky Aditya Husandani
Date Deposited: 22 Jul 2026 03:05
Last Modified: 22 Jul 2026 03:05
URI: https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/803

Actions (login required)

View Item
View Item