M. DIENUL, HAQ Kasus Praktik: Analisis Tidak Standarnya Kekuatan Tarik RKm(Strength) Benang Proses 30 TR 65/35 Melalui Pendekatan PDC(Plan, Do, Check, Action) di PT Excellence Qualities Yarn. Project Report. AK-Tekstil Solo.
M. DIENUL HAQ Abstrak.pdf
Download (690kB)
M. DIENUL HAQ BAB 1-V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
M. DIENUL HAQ Daftar Pustaka.pdf
Download (2MB)
Abstract
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan sebuah program media pembelajaran
berlandaskan teori yang dipraktikkan, praktik kerja ini dilaksanakan guna
memperoleh keahlian dan kemampuan kompeten mahasiswa sebagai modal
memasuki dunia kerja. Pelaksanaan praktik ini dilaksanakan di PT Excellence
Qualities Yarn, salah satu perusahaan produsen benang terkemuka yang
beralamat di Dusun Luwung, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo,
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki luas lahan sekitar 44.728 m
terdiri
dari dua unit bangunan utama produksi dan satu bangunan kantor. Dalam
melancarkan proses produksinya perusahaan ini telah mengadopsi mesin dengan
komponen dan teknologi modern dengan alasan dapat menghasilkan output
produk berkualitas tinggi. Adapun orientasi penjualan perusahaan ini dominan
terhadap pasar ekspor dengan rasio 90% dan 10% sisanya pasar dalam negeri.
PT Excellence Qualities Yarn mengolah material menjadi produk poliester 100%,
TR 65/35% pada unit dua dan rayon 50%, TR 80/20% pada unit satu. Pada praktik
kerja lapangan mahasiswa dituntut untuk dapat memahami dan menganalisis
setiap proses yang dilakukan di industri dan kemudian menemukan permasalahan
untuk ditindak lanjuti sebagai bahan tugas akhir. Tujuan penelitian ini, yaitu
sebagai pemahaman mengenai
2
faktor-faktor penyebab
terjadinya
ketidakstandaran kualitas kekuatan tarik benang cones 30 TR, pengaruh kekuatan
yang tidak standar, dan solusi dari permasalahan tersebut melalui pendekatan
PDCA (Plan, Do, Check, Action) serta mengetahui akar penyebab yang saling
berhubungan menggunakan konsep 5W+1H. Terdapat beberapa faktor yang
dapat merusak kualitas kekuatan benang seperti material, lingkungan, dan mesin.
Berdasarkan kegiatan yang dilakukan oleh penulis untuk melaksanakan praktik
kerja lapangan, ditemukan adanya penyimpangan kualitas RKm benang, hasil
pengecekan oleh departemen Quality control (QC). Tahap pertama dilakukan
pencarian kemungkinan akar penyebab (root cause) melalui implementasi PDCA,
yakni perencanaan tindak lanjut dari permasalahan, kemudian melakukan rencana
yang telah disusun sebelumnya. Setelah itu dilakukan pengecekan hasil realisasi
plan dan pada tahap akhir merupakan kesimpulan baik standar baru apabila
berhasil maupun upaya usulan perbaikan. Berdasarkan hasil tahap check, pada
penelitian ini didapatkan bahwasannya penambahan material (adding material) zat
lilin/wax pada benang terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas kekuatannya
sebesar 7% serta kunci permasalahan utama berada pada sisi material proses
yang digunakan. Pihak yang berkepentingan dalam bagian kualitas produk PT
Excellence Qualities Yarn diupayakan untuk dapat melaksanakan pencegahan
dengan cara selektif dalam memilih material dan penjagaan proses produksi yang
ketat.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Depositing User: | Mr Rizky Aditya Husandani |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 02:12 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 02:12 |
| URI: | https://repository.ak-tekstilsolo.ac.id/id/eprint/800 |

